Tulisan pada Blog Dosen IESP FE-UNJA

Sumber-Sumber Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Sumber pertumbuhan ekonomi suatu negara atau suatu wilayah dapat dilihat atau diukur dari tiga pendekatan yaitu, pendekatan faktor produksi (Neo Klasik), pendekatan sektoral dan pendekatan pengeluaran yang meliputi konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah dan selisih ekspor dengan impor. Dalam pendekatan faktor produksi, sumber pertumbuhan ekonomi dilihat dari faktor-faktor produksi yaitu modal (capital), tenaga kerja (man power) dan kemajuan teknologi (technology progress). Selanjutnya, untuk melihat sumber pertumbuhan ekonomi dari pendekatan sektoral yaitu dilihat dari sektor-sektor ekonomi. Sektor ekonomi dalam hal ini dapat dibagi dalam 3 sektor saja yaitu sektor primer (pertanian dan pertambangan), sektor sekunder dan kontruksi serta sektor tersier (jasa-jasa).

Lanjutkan

Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pengangguran di Indonesia

Tulisan ini selengkapnya dapat diunduh.

inflasi-dan-pengangguran-di-indonesia-1

Sistem Ekonomi Syariah

Ekonomi Syariah dan Sistem Ekonomi Syariah merupakan perwujudan dari paradigma Islam. Pengembangan ekonomi Syariah dan Sistem Ekonomi Syariah bukan untuk menyaingi sistem ekonomi kapitalis atau sistem ekonomi sosialis, tetapi lebih ditujukan untuk mencari suatu sistem ekonomi yang mempunyai kelebihan-kelebihan untuk menutupi kekurangan-kekurangan dari sistem ekonomi yang telah ada. Islam diturunkan ke muka bumi ini dimaksudkan untuk mengatur hidup manusia guna mewujudkan ketentraman hidup dan kebahagiaan umat di dunia dan di akhirat sebagai nilai ekonomi tertinggi.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai sistem ekonomi syariah, tulisan selengkapnya dapat diunduh di

Sistem Ekonomi Syariah (Amri Amir)

Kapitalis dan Krisis Ekonomi Global

1. Globalisasi dan Ekonomi Dunia

Perubahan dari hari kehari semakin cepat, dan bahkan makin cepat. Dengan adanya perubahan yang makin cepat tersebut, dunia makin terbuka dan kian datar (the world becomes flatter). Semakin terbuka dan datarnya bumi ini, menyebabkan antara satu Negara dengan Negara lain seperti tidak ada jarak dan batas lagi. Mobilasi barang, jasa (trade), faktor produksi dan bahkan budaya antara satu negara dengan negara lain semakin intens, gejala inilah yang dikenal dengan globalisasi. Secara harfiah, globalisasi dapat diartikan “the increase of trade (and changes of culture ?) around the world, especially by large companies producing,  trading goods  in many different countries”.

Lanjutkan

Lihat halaman kedua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: